KRANIOTOMI ADALAH PDF

Manifestasi klinik lokal akibat kompresi tumor pada bagian yang spesifik dari otak 1. Perubahan bicara, msalnya: aphasia 3. Perubahan sensorik, misalnya: hilangnya sensasi nyeri, halusinasi sensorik. Perubahan motorik, misalnya: ataksia, jatuh, kelemahan, dan paralisis. Perubahan bowel atau bladder, misalnya: inkontinensia, retensia urin, dan konstipasi.

Author:Mile Arashim
Country:Timor Leste
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):22 October 2018
Pages:81
PDF File Size:18.77 Mb
ePub File Size:3.94 Mb
ISBN:580-5-55558-647-4
Downloads:43750
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Arashigal



Manifestasi klinik lokal akibat kompresi tumor pada bagian yang spesifik dari otak 1. Perubahan bicara, msalnya: aphasia 3. Perubahan sensorik, misalnya: hilangnya sensasi nyeri, halusinasi sensorik.

Perubahan motorik, misalnya: ataksia, jatuh, kelemahan, dan paralisis. Perubahan bowel atau bladder, misalnya: inkontinensia, retensia urin, dan konstipasi.

Perubahan dalam pendengaran, misalnya : tinnitus, deafness. Perubahan dalam seksual Untuk membantu menentukan lokasi tumor yang tepat, sebuah deretan pengujian dilakukan. CT-Scan memberikan info spesifik menyangkut jumlah, ukuran, dan kepadatan jejastumor, serta meluasnya edema serebral sekunder. MRI membantu mendiagnosis tumor potak. Biopsy stereotaktik bantuan computer 3 dimensi dapat digunakan untuk mendiagnosiskedudukan tumor yang dalam dan untuk memberikan dasar-dasar pengobatan dan informasi prognosis.

EKG dapat mendeteksi gelombang otak abnormal pada daerah yang ditempati tumor dandapat memungkinkan untuk mengevaluasi lobus temporal pada waktu kejang. Perdarahan subdural, epidural, dan intracerebral 3. Hypovolemik syok 4. Hydrocephalus 5. Gangguan perfusi jaringan sehubungan dengan tromboplebitis.

Tromboplebitis post operasi biasanya timbul 7 - 14 hari setelah operasi. Pencegahan tromboplebitis yaitu latihan kaki post operasi, ambulatif dini. Infeksi Infeksi luka sering muncul pada 36 — 46 jam setelah operasi. Organisme yang paling sering menimbulkan infeksi adalah stapylococus auereus, organism garam positif stapylococus mengakibatkan pernanahan.

Untuk menghindari infeksi luka yang paling penting adalah perawatan luka dengan memperhatikan aseptic dan antiseptic. Kerusakan integritas kulit sehubungan dengan dehisensi luka atau eviserasi. Dehisensi luka merupakan terbukanya tepi-tepi luka.

Eviserasi luka adalah keluarnya organ-organ dalam melalui insisi. Mengurangi komplikasi akibat pembedahan 2. Mempercepat penyembuhan 3. Mengembalikan fungsi pasien semaksimal mungkin seperti sebelum operasi. Mempertahankan konsep diri pasien 5. Mempersiapkan pasien pulang 1. Tindakan keperawatan post operasi a. Monitor kesadaran, tanda — tanda vital, CVP, intake dan out put b. Observasi dan catat sifat drain warna, jumlah drainage. Dalam mengatur dan menggerakkan posisi pasien harus hati — hati jangan sampai drain tercabut.

Perawatan luka operasi secara steril 2. Makanan Pada pasien pasca pembedahan biasanya tidak diperkenankan menelan makanan sesudah pembedahan, makanan yang dianjurkan pada pasien post operasi adalah makanan tinggi protein dan vitamin C. Protein sangat diperlukan pada proses penyembuhan luka, sedangkan vitamin C yang mengandung antioksidan membantu meningkatkan daya tahan tubuh untuk pencegahan infeksi.

GRANDSTREAM GXW 4024 PDF

Kraniotomi – Apa – Proses – Efek Samping

Teknik Operasi Positioning Letakkan kepala pada tepi meja untuk memudahkan operator. Headup kurang lebih 15 derajat pasang donat kecil dibawah kepala. Ganjal bahu satu sisi saja pada sisi lesi misalnya kepala miring ke kanan maka ganjal bantal di bahu kiri dan sebaliknya. Washing Cuci lapangan operasi dengan savlon.

LUTOSLAWSKI FUNERAL MUSIC PDF

Kraniotomi

.

Related Articles